Pilih Mana, Mantan Koruptor yang boleh jadi Caleg, Atau Mantan Pacar jadi Caleg?

 

 

Semua orang berhak donk menggunakan hak-hak politiknya, ikut memilih dalam pemilu, ikut protes kenaikan harga BBM,  Komentar pedas pada melonjaknya harga cabe, semua boleeh. Politik memang bukan sekedar Pemilu dan Bikin Undang-undang. Harga beras Saschetan, terasi, dan harga baby buncis juga adalah produk dari kerja-kerja politik pemerintah. Termasuk syarat menjadi Caleg.

Dalam konvenan internasional hak sipil dan politik (ICCPR) yang diratifikasi sekitar tahun 2005 oleh Indonesia, disebutkan bahwa setiap Individu memiliki hak untuk ikut dalam kegiatan politik praktis. Termasuk mencalonkan diri dalam jabatan publik di sebuah negara. Nah sekarang yang diributkan adalah kriteria untuk menjadi calon anggota legislatifnya.

KPU sebagai penyelenggara pemilu, berkepentingan untuk menetapkan persyaratan menjadi caleg se normatif mungkin, sebagus bagusnya supaya siapa saja yang daftar adalah orang-orang pilihan yang pasti akan membawa kemanfaatan terhadap umatnya. Sayangnya semua harapan itu tergantung pada yang tanda tangan, karena semua Lanjutkan membaca “Pilih Mana, Mantan Koruptor yang boleh jadi Caleg, Atau Mantan Pacar jadi Caleg?”

Cari Spare Part Laptop yang Cuma di jual di Luar Negri? Santai, ShopBack in aja !

Saya sangat selektif dalam memilih partner kerja. Partner kerja yang saya maksud ini adalah perangkat yang saya gunakan untuk menyalurkan hoby menulis dan mengerjakan tugas tugas kantor di rumah. Iya parter sejati saya sebenarnya adalah Laptop. Karena kebutuhan yang maksimal dan bujet yang terbatas, saya memilih untuk membeli laptop second.

Saya tau resiko membeli laptop Second, tapi karena waktu bertemu dengan pembelinya barang ini begitu mulus, dan tanpa cacat. Harga cocok, jadilah saya mengadopsi laptop tersebut. Laptop ini worth to buy karena besarnya 16’5 inchi, warnanya putih, tidak ada white spot di layar nya, dan nyaris seperti baru. Penjualnya menyampaikan laptop ini jarang dipakai.

Setelah kami coba on the spot, tidak ada masalah. Ternyata ketika sampai rumah kami baru mengetahui bahwa ada masalah di keyboard laptop. Beberapa tombol keyboard tidak bisa berhenti mengetikkan huruf, termasuk pada bilah panah, alhasil setiap membuka Microsoft word crusor bisa jalan jalan sendiri.

Laptop ini sempat kami reparasikan ke mekanik computer terdekat, jawabannya kalau tidak kena virus, maka keyboardnya yang bermasalah. Harus ganti. Saya mendapat laptop keren ini jauh dibawah harga jualnya, bahkan lebih murah dari harga aftersalesnya juga. Jadi saya rasa tidak masalah jika harus beli keyboard saja.

Lalu mulailah saya berburu di toko online lokal. Mana saja yang jual keyboard dengan spesfikasi seperti laptop saya, warna putih, kompatibel dengan model laptop dan ada tombol numerik yang mirip dengan papan ketik pada PC atau personal computer biasa.

Ternyata tidak ada satupun toko lokal yang menjual keyboard versi ini. Keyboard ini hanya di produksi di luar Indonesia. Lanjutkan membaca “Cari Spare Part Laptop yang Cuma di jual di Luar Negri? Santai, ShopBack in aja !”

Nisa Sabyan dan Fenomena Hijrah

Nisa Sabyan adalah anak muda yang sedang viral, dengan kelompk gambus nya Sabyan, lagu-lagunya terutama Deen Assalam menjadi salah satu lagu trending topik di Yotube. Kurang lebih 12 juta orang sudah mengakses lagu lagu sholawat yang di aransemen ulang dengan chic dan easy listening.

Suara Nisa Sabyan yang empuk, mendayu dayu, dan lembut meskipun sedang menyanyikan nada tinggi, membuat telinga kita tidak bosan mendengarkan dan mengulang-ulang lagu-lagunya. Hanya dengan mendengar suaranya saja, kita sudah bisa mangambil kesimpulan bahwa penyanyinya cantik. Apalgi waktu melihat videoklipnya yang menampilkan wajah close up adek Nisa, pemirsa akan lebh jatuh cinta

Tidak berhenti disitu, perdebatan memanas ketika terjadi perebutan klaim atas siapa pacar Nisa Sabyan, dan kelakukan netijen di kolom komentar youtube akun gambus ini. Semua lelaki jomblo kesannya ingin segera meghalalkan mbak Nisa Sabyan. Pemudi ini benar-benar lovable, meski belum tentu Available.

Sayangnya pilihan lagu yang dinyanyikan Adek Nisa Sabyan ini adalah lagu yang populer tetapi susah di cover dan di remake oleh penyanyi lain. Mengapa begitu? Tingkat kesulitan menyanyikan lagu lagu dengan bahasa arab jelas lebih tinggi dari pada menyanyikan lagi berbahasa inggris. Salah satu yang membedakan Nisa Sabyan dengan penyanyi populer lainnya adalah pada Makhorijul Huruf nya, dalam bahasa inggris disebut juga dengan “Pronounciation”

Lagu lagu rohani yang Launching beberapa bulan sebelum ramadan oleh Grup Gambus Sabyan ini, mendadak viral dan menghebohkan. Saking hebohnya, opini-opini yang mengharamkan perempuan bernyanyi, serta anggapan bahwa berislam yang kaffah itu yang tidak bermain musik jadi hilang, seperti istana pasir dipantai yang tersapu ombak.

Semua memuji ketrampilan Grup Musik Sabyan dalam menyampaikan puji-pujian kepada Nabi Muhammad, serta menyebarkan virus-virus cinta dan kasih yang ada pada agama penuh kedamaian. Memang benar-benar damai dan sejuk kan suaranya Adek Nisa ini? Setuju ngga?

Saking Viralnya, mbak Via Vallen ingin mencoba peruntungan dengan menyanyikan ulang / cover lagu Deen Assalam. Responnya lumayan. Penontonnya sudah sekitar 1.5 juta orang. Via Valen yang biasanya penuh pujian karena suaranya yang meskipun serak tapi full power, seketika banyak mendapatkan kritik dari Netijen yang maha kuasa.

Kesulitan yang ditemui mbak via saat menyanyikan lagu ini menurut para pemberi komen adalah karena mbak Via kurang “Fasih”. Bagi beberapa orang yang terbiasa melafalkan dan mendengarkan bahasa arab lengkap dengan Tajwid dan Tartilnya, kesalahan sebiji dzarrah saat pelafalan adalah fatal, membuat telinga sedikit geli.

Netijen yang selalu berfikir positif dan selalu tergerak menjadi pendorong Hijrah, dengan semerta merta meminta mbak Via berhijab dan memulai hidup baru, mungkin hanya dengan memberikan komentar mengajak berhjab dan berhijrah mbak Via  adalah salah satu manifestasi Jihad yang paling kontemporer dan kekinian.

Kelebihan Nisa Sabyan dalam menyanyikan lagu-lagu pilihannya adalah karena ia begitu detail dalam melafalkan huruf ‘Ain, Jim, dan Qof, Syin. Belum lagi panjang pendek harokatnya, yang tidak terlanggar sama sekali meskipun lagunya mendayu dayu, astagaa… Mamas Jomblo mana yang ngga pingin merebut hati Adek Manis ini?

Tulisan ini sebenarnya ingin mengajak lebih banyak Artis untuk mengikuti jejak Mbak Via Valen, mengcover lagu lagu yang dinyanyikan Nisa Sabyan. Terutama artis-artis yang sedang berhijrah, supaya paling tidak, selain menjadi pendengar setia mereka turut belajar bahasa arab. Syukur Syukur Belajar Tajwidnya serta tartilnya. Sehingga tidak ada lagi warga yang bersemangat beragama tapi marah marah melihat sandal jepit bertuliskan kanan kiri dalam bahasa Arab.

Salah satu artis yang saya prediksi akan sangat merdu dan fasih, bahkan bisa lebih baik melantukan Deen Assalam dari pada adek Nisa Sabyan ini adalah Dewi Persik. Mengapa Mbak Dewi Persik? Ya karena Mbak Dewi Persik sejak kecil sudah akrab dengan bahasa arab karena sekolah di Madrasah Ibtdaiyah, belum lagi ia sudah menjadi Qori’ah berbakat yang terkenal se-Kabupaten pada masa masa SD nya.

Takbiir, takbiir

Anieq Fardah

Nb. Tulisan ini pernah dimuat dan sudah di sadur di mojok.co tanggal 6 juni 2018

https://mojok.co/anf/esai/membayangkan-duet-nissa-sabyan-dengan-via-vallen/