Pecel Ponorogo Di Tengah Kota Surabaya

Pecel adalah Salad nya orang Jawa. Begitu biasanya para Chef menyebut kuliner ini. Pecel dianggap begitu menggoda apabila racikan bumbu kacang nya tepat. Beberapa daerah yang terkenal dengan Bumbu pecel yang lezat diantaranya Nganjuk, Madiun, Ponorogo dan Blitar. Kota-kota tersebut adalah daerah penghasil bumbu pecel yang produktif.

Tapi apakah di kota-kota selain tersebut diatas tidak ada penjual pecel? Tentu ada. Tetapi beberapa penjual yang memiliki cita rasa khas biasanya mengimpor bumbu pecel dari kota-kota tersebut, atau dirinya sendiri asli dan besar dari daerah penghasil pecel. Kota Surabaya misalnya. Meskipun kota ini identik dengan lonting balap dan rujak cingur, penggemar pecel tentu tidak kalah banyak.

Pagi ini saya berkesempatan untuk menyambangi salah satu penjual pecel Ponorogo yang recommended. Awalnya saya dan kawan-kawan kantor tidak sengaja mendatangi penjual pecel ini, setelah olahraga hari Jumat, sekitar ber 20 an orang. Dari 20 orang tersebut, tidak ada yang bilang bahwa pecel ini biasa-biasa saja. Semua bilang enak.

Sayur nya ada tujuh macam, Bayam, Bunga Turi, Kacang Panjang, Daun Kates, Kecambah, mentimun iris, dan Kemangi.  Sambal nya hanya sejenis, pedas nya sedang dan aroma daun jeruknya begitu harum. Untuk lauk-pauk yang disediakan diantaranya Empal Daging Sapi, Telor Dadar, Telur Ceplok, Tahu dan Telur Bali, Tahu dan Tempe Goreng, serta sate Jeroan. Untuk melepas haus warung ini menyediakan Teh dan Jeruk dengan Es atau Hangat, serta Sinom Botolan yang bisa disajikan dengan batu es

Doc Pribadi

Letak Warung Pecel Ponorogo Bu Pri ini ada di tengah kota Surabaya. Tepatnya di Jalan Brodo No 01. Jalan ini tepat berada di samping Gelora Bung Karno. Segaris dengan jalan Indragiri, jika lewat jalan ini Anda tidak akan kesulitan mencari warung pecel ini, letaknya yang pas di samping Gelora Pancasila membuatnya mudah dikenali.

Harganya yang standar membuat pelanggan warung pecel ini dikunjungi dari berbagai kalangan. Mulai dari pekerja kantor dari daerah sekitar jalan Indragiri, Para Pejalan Kaki yang memang ingin mencicipi hidangan ala Ponorogo ini, juga seringkali muncul. Konsep warung yang sederhana ini memang tidak bisa menarik pengunjung yang ingin berlama-lama ngobrol ngalur ngidul atau main game pakai wifi. Pertama karena lokasinya yang outdoor, dan yang kedua karena memang tidak menyediakan Wifi.

Harga sepiring pecel dengan lauk telur dadar dan Es Teh biasanya dihargai sekitar 18 ribu Rupiah. Sementara untuk pilihan lauk tambahan, Anda akan diharuskan menyara lebih sesuai dengan jenis topping nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *